Peran Ibu Dalam Melatih Pengamalan Beragama Pada Anak Di Lingkungan Keluarga

Authors

  • Muhammad Muslih Akademi Maritim Cirebon

DOI:

https://doi.org/10.51276/edu.v2i1.103

Keywords:

Family Environment, The Role of Mother in Practicing Child Religion

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to obtain data about knowing the foundations of family education, to explain the economic urgency of education, and to describe the duties of mothers in educating children in the family. This study uses a normative approach, namely library research, then the data is collected and analyzed based on primary data (inventory of books) and those that are related to the discussion techniques of children in the family.The results of this study are that the role of the mother is very influential in practicing the practice in Bergama because the role of the mother is not only a model but also a teacher or educator for her children.This research shows that the family is the first environment that influences one's education, because the institution of the family is a place where humans are first trained to live life. So the family is the first and foremost container for personality development and growth.

 

Abstrak: Tujuan penelitian adalah untuk memperolah data tentang mengetahui tentang pondasi pendidikan keluarga, menjelaskan tentang urgensi ekonomi bagi pendidikan, dan menjabarkan tentang tugas-tugas ibu dalam mendidik anak dalam keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan normative, yaitu penelitian Library research(kepustakaan), kemudian data dikumpulkan dan dianalisa berdasarkan data primer (inventaris buku-buku) dan yang ada kaitannya dengan teknik pembahasan anak dalam keluarga.Hasil penelitian ini adalah bahwa peran ibu sangat berpengaruh dalam melatih pengamalan dalam Bergama karena peran ibu bukan hanya sebagai model akan tetapi juga sebagai guru atau pendidik bagi anak-anaknya. Penelitian ini adalah bahwa keluarga adalah lingkungan pertama yang mempengaruhi pendidikan seseorang, karena lembaga keluarga merupakan tempat manusia mula-mula digembleng untuk menjalani kehidupan. Maka keluarga merupakan wadah pertama dan utama bagi perkembangan dan pertumbuhan kepribadian.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahid, N. (2010). Pendidikan Keluarga dalam Perspektif Islam. Pustaka Pelajar: Jogjakarta.

Darajat, Z. (2012). Ilmu Pendidikan Islam. Bumi Aksara: Jakarta.

Djamarah, S.B. (2014). Pola Asuh Orang Tua dan Komunikasi dalam Keluarga. Rineka Cipta: Jakarta.

Djumransjah. (2007). Pendidikan Islam Menggali Tradisi Mengukuhkan Eksistensi. UIN-Malang

Gunawan, H.M. (2013). Pendidikan Agama Islam dalam Keluarga. Akademia Permata Jakarta

Hamid, M.A. (1994). Kegelisahan Rasulullah Mendengar Tangis Anak. Dahara Pres: Semarang.

Hasbullah. (2011). Dasar-dasar Ilmu Pendidikan. Raja Grafindo Persada: Jakarta.

Kauma, F., & Nipan. (1997). Membimbing Istri Mendampingi Suami. Mitra Pustaka: Yogyakarta.

Langgulung, H. (1995). Manusia dan Pendidikan. Penerbit M-Husna: Jakarta.

Padil, M., & Suprayitno, T. (2007). Sosiologi Pendidikan. Sukses Offset: Jogjakarta.

Prabuningrat, R.S. (1997). Sosok Wanita Muslimah. PT. Tiara Wacana Yogya: Jogjakarta.

Rahmat, J. (1992). Islam Aktual. Penerbit: Mizan.

Ramayulis. (2011). Psikologi Agama. Kalam Mulia: Jakarta.

Rasyid, M. (2007). Pendidikan Seks. Syiar Media: Semarang.

Sadulloh, U. (2009). pedagogika. Upi Press: Bandung.

Shihab, M.Q. (1992). Membumikan Al-Qur’an. Penerbit: Mizan

Subandi, M.A. (2013). Psikologi Agama dan Kesehatan Mental. Pustaka Pelajar: Yogyakarta.

Suryati, A. (2011). Catatan sang Bunda. Al-Mawardi Prima: Jakarta.

Suwarno, W. (2009). Dasar-dasar Ilmu Pendidikan. Ar-Ruzz Media: Jogjakarta.

Yusuf, S. (2010). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. PT. Remaja Rosdakarya: Bandung.

Zakariya, A., & Hana. (2011). Anakku Rajin Shalat. Perum Gumpang Baru: Solo.

Downloads

Published

2021-01-01

How to Cite

Muslih, M. . (2021). Peran Ibu Dalam Melatih Pengamalan Beragama Pada Anak Di Lingkungan Keluarga. Edunesia : Jurnal Ilmiah Pendidikan, 2(1), 162–170. https://doi.org/10.51276/edu.v2i1.103